Ini Cara Wisatawan Memastikan Kuliner Halal Saat Berkunjung ke Makassar

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:44:01 WIB
Tempat makan halal di makassar. (Foto: NET)

MAKASSAR - Bagi wisatawan yang berkunjung ke Makassar, memastikan kehalalan makanan kini lebih mudah dilakukan menyusul berlakunya kewajiban sertifikasi halal bagi seluruh pelaku usaha kuliner mulai 2026, termasuk kafe dan restoran.

Legendaris dan Terverifikasi

Konro Karebosi menjadi salah satu rujukan utama pencinta kuliner khas Makassar karena sudah beroperasi sejak 1968 dan dikenal luas dengan konro autentiknya.

Sementara itu, Pangsit Mie Sulawesi di kawasan pecinan tercatat sebagai satu-satunya penyedia pangsit mi bersertifikat halal di kota ini, menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mencoba menu perpaduan budaya dengan status kehalalan jelas.

Ragam Kuliner Khas yang Bisa Dijelajahi

Selain dua tempat tersebut, kuliner khas Makassar seperti pallubasa, coto, dan sop saudara tersedia di berbagai rumah makan di pusat kota. Untuk pencinta hidangan laut, kawasan Pantai Losari menawarkan ikan bakar, udang, dan kepiting segar, dilengkapi pisang epe sebagai camilan populer.

Langkah Memastikan Kehalalan Makanan

Wisatawan dapat memeriksa label sertifikat halal resmi BPJPH yang terpasang di rumah makan, atau menanyakan langsung ke pengelola apabila informasi tersebut belum tersedia secara jelas, terutama untuk menu berbahan daging atau seafood.

Kawasan Kuliner yang Direkomendasikan

Pusat kota di sekitar Jalan Boulevard dan Jalan Ratulangi menyediakan banyak pilihan rumah makan, sementara kawasan Pantai Losari lebih cocok bagi yang ingin menikmati kuliner laut sembari melihat suasana pesisir.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa keunggulan Konro Karebosi dibanding rumah makan konro lain?
Konro Karebosi sudah beroperasi sejak 1968 dan dikenal luas sebagai salah satu tempat konro paling autentik dan legendaris di Makassar.

Bagaimana cara mengecek sertifikat halal sebuah rumah makan?
Sertifikat halal resmi diterbitkan BPJPH dan biasanya dipajang di rumah makan, atau bisa ditanyakan langsung kepada pengelola.

Reporter: Redaksi
Back to top