SULAWESI SELATAN — GIIAS 2026 menjadi panggung bagi GAC Indonesia untuk memperluas daya tarik AION UT melalui opsi warna baru, Black. Langkah ini terbilang cerdas—menambah varian warna biasanya lebih murah bagi pabrikan dibanding merilis model baru, namun efektif menyegarkan minat konsumen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, pada Senin (3/8/2026) di lokasi pameran.
GAC Indonesia tidak mengubah struktur harga maupun spesifikasi inti. Konsumen tetap dihadapkan pada dua pilihan utama:
Selisih Rp60 juta terasa signifikan, tapi perlu diingat klaim NEDC biasanya lebih optimis dari kondisi real-world. Untuk pemakaian harian di dalam kota, varian Standard kemungkinan tetap aman, namun untuk pemakaian antar kota atau pengguna yang sering menempuh jarak jauh, varian Premium jelas lebih masuk akal.
Kedua varian ditenagai motor listrik 150 kW dengan torsi 210 Nm. Untuk ukuran hatchback perkotaan, angka ini cukup responsif untuk akselerasi stop-and-go di lalu lintas padat. GAC mengklaim penggunaan platform AEP dan arsitektur X-Soul dengan material baja berkekuatan tinggi hingga 71 persen—ini penting untuk keamanan struktural, ditambah enam airbag sebagai standar keselamatan.
Perlu dicermati, fitur DC Fast Charging 87 kW yang tersertifikasi global hanya ada di tipe Premium. Sementara fitur bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control dan Lane Keeping Assist juga disebut dipertahankan, namun tidak dijelaskan apakah keduanya hadir di tipe Standard. Calon pembeli sebaiknya mengonfirmasi detail ini ke diler sebelum memutuskan, karena biasanya fitur ADAS menjadi pembeda utama antar varian di kelas ini.
Fitur lain yang tetap dipertahankan termasuk pengisian daya ponsel nirkabel 50W dan Panoramic Roof. Keduanya menambah kesan premium, tapi Panoramic Roof di iklim tropis Indonesia kadang menjadi pedang bermata dua—panas kabin bisa meningkat jika tidak ada penanganan thermal yang baik.
Meski warna Black memberi kesan elegan, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan:
AION UT Black adalah pilihan yang layak dipertimbangkan bagi mereka yang mencari hatchback listrik dengan desain elegan dan jarak tempuh panjang di atas kertas. Namun, keputusan akhir sebaiknya tidak hanya didasarkan pada warna baru. Lakukan test drive untuk merasakan langsung kualitas suspensi, keheningan kabin, dan efisiensi energi di rute harian Anda.
Untuk pengguna yang prioritas utamanya adalah gaya dan fitur kelengkapan, varian Premium dengan fast charging 87 kW adalah pilihan paling masuk akal. Sementara jika anggaran menjadi batasan utama dan pemakaian hanya di dalam kota, varian Standard bisa menjadi pintu masuk yang lebih terjangkau ke dunia EV—asalkan Anda siap dengan konsekuensi jarak tempuh yang lebih pendek dan waktu charging yang lebih lama di rumah.