MAKASSAR — Kelurahan Lakkang di Kecamatan Tallo kini memiliki Ruang Akses Baca yang diresmikan langsung oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi (HIMAJIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB UH). Peresmian ini menjadi penanda dimulainya program penguatan literasi anak usia dini di wilayah tersebut, Sabtu (25/7/2026).
Ketua Panitia, Ayyesya Rizka Ramadhani, menyampaikan bahwa kehadiran ruang baca ini merupakan wujud komitmen HIMAJIE FEB UH dalam memperluas akses literasi masyarakat. Menurutnya, ruang baca tidak sekadar menyediakan buku, tetapi juga diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman bagi anak-anak untuk menumbuhkan kebiasaan membaca dan semangat belajar sejak dini.
"Melalui program ini, kami berharap Ruang Akses Baca dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Kami ingin menghadirkan ruang yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, membaca, dan mengembangkan rasa ingin tahu sehingga literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Ayyesya.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada peresmian fasilitas baca. HIMAJIE FEB UH juga menggelar Seminar Transformasi Minda dengan tema "Pentingnya membangun pola pikir yang positif sebagai bekal melanjutkan pendidikan untuk masa depan".
Seminar ini dirancang secara interaktif. Selain penyampaian materi, peserta diajak berdialog melalui sesi diskusi dan tanya jawab agar dapat menggali lebih dalam persoalan pendidikan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Masyarakat yang hadir diajak memahami bahwa pendidikan, semangat belajar, dan keberanian untuk terus berkembang adalah kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu pemateri, Dr. Suharwan Hamzah, S.E., M.Si., menegaskan bahwa perubahan besar selalu berawal dari perubahan cara berpikir. Ia menjelaskan setiap individu perlu memiliki growth mindset agar mampu melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang.
Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses memperoleh ilmu. Lebih dari itu, pendidikan adalah sarana membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui penggabungan penyediaan fasilitas literasi dan edukasi lewat seminar, HIMAJIE FEB UH berupaya memperkuat budaya baca sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Ruang Akses Baca diharapkan menjadi pusat kegiatan belajar yang dapat diakses masyarakat Lakkang secara berkelanjutan. Keberadaannya juga dinilai mampu mendukung terciptanya lingkungan yang gemar membaca di tengah masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya generasi yang memiliki pola pikir progresif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan diri, serta berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat Kelurahan Lakkang.(*)