Menteri Dody Bantah Gunakan Jet Pribadi, Tegaskan Pesawat Negara untuk Kerja ke Timur

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 15:07:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pesawat yang digunakannya dalam kunjungan kerja ke Indonesia Timur adalah pesawat negara, bukan jet pribadi sewaan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan penggunaan pesawat nonkomersial dalam kunjungan kerja ke Indonesia Timur. Ia menegaskan pesawat yang digunakannya bukan jet pribadi sewaan, melainkan pesawat milik negara yang dioperasikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Bukan, itu adalah pesawat milik negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan,” kata Dody di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Dody mengatakan penggunaan pesawat nonkomersial berkaitan dengan agenda kerja yang padat. Dalam waktu singkat, ia harus berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain untuk memantau proyek infrastruktur.

“Kalau saya mendarat di bandara komersial itu lebih karena waktu. Banyak kesibukan di kantor pusat Jakarta, sehingga saya baru bisa berangkat di luar jadwal resmi penerbangan komersial,” ujarnya.

Menurut Dody, agenda kunjungan kerja dapat mencakup dua hingga tiga provinsi dalam satu hari. Ia juga dapat mengunjungi sejumlah kabupaten dalam rangka peninjauan pembangunan.

“Dalam satu hari saya bisa berpindah dua sampai tiga provinsi, bisa berpindah dua sampai tiga kabupaten. Makanya perlu menggunakan penerbangan nonkomersial,” ucap Dody.

Setibanya di daerah tujuan, agenda kerja Dody disebut kerap berlanjut hingga malam hari. Pada hari berikutnya, ia kembali melanjutkan perjalanan ke lokasi lain.

Dody menegaskan pesawat negara digunakan untuk menunjang mobilitas dalam pelaksanaan tugas di sejumlah daerah. Ia membantah anggapan bahwa perjalanan dinas tersebut menggunakan pesawat jet pribadi.

“Sampai saat ini, sepengetahuan saya, saya lebih suka tetap menggunakan pesawat negara, bukan private jet seperti yang disebutkan selama ini,” sebut Dody.

Reporter: Redaksi
Back to top