SULAWESI SELATAN — Setelah bertahun-tahun mendapat tekanan dari pengguna, Microsoft akhirnya memberikan perubahan signifikan pada fitur Search di Windows 11. Pekan ini, perusahaan mengumumkan pembaruan besar yang menghilangkan iklan Bing dan konten sponsor dari panel pencarian. Alih-alih menampilkan hasil web yang berantakan, panel Search kini menyajikan daftar riwayat pencarian terbaru yang bersih dan rapi.
Pembaruan ini mengubah prioritas hasil pencarian. Daripada mengambil informasi dari web, sistem kini mengutamakan file, aplikasi, dan pengaturan lokal di perangkat pengguna. Microsoft juga memberi opsi untuk menonaktifkan sepenuhnya saran dari web dan Microsoft Store jika tidak diinginkan.
Keunggulan lain adalah toleransi terhadap kesalahan ketik (typo). Algoritma pencarian yang diperbarui diklaim lebih "pemaaf" terhadap ejaan yang salah, sehingga pengguna tidak perlu mengetik ulang berkali-kali. Ini mengurangi frustrasi yang sering muncul saat mencari file atau aplikasi dengan nama yang rumit.
Zac Bowden, Senior Editor Windows Central, sudah menjajal langsung fitur ini. Dalam komentarnya, ia menyebut panel Search kini tidak lagi "berantakan dengan iklan Bing dan konten sponsor." Ia menambahkan, "Ini adalah daftar bersih pencarian terbaru, persis seperti yang Anda harapkan dari panel pencarian."
Meski demikian, Bowden juga menyoroti bahwa Microsoft seharusnya meluncurkan Windows 11 dalam kondisi seperti ini sejak awal, bukan setelah didorong oleh kritik pengguna. Namun, ia memilih untuk menyambut baik perbaikan ini daripada terus mengeluh.
Bagi pengguna Windows 11 di Indonesia, perubahan ini sangat terasa. Sebelumnya, menu Start sering dipenuhi iklan game, aplikasi, dan layanan Microsoft yang tidak relevan dengan kebutuhan lokal. Kini, pengalaman mencari dokumen kerja, aplikasi editing, atau file media jadi lebih cepat tanpa gangguan visual.
Pembaruan ini juga menandai perubahan strategi Microsoft yang mulai mendengarkan masukan komunitas, terutama untuk edisi Windows 11 Pro yang seharusnya memang bebas iklan sejak awal.
Selain berita soal Search, pekan ini juga ada beberapa penawaran menarik. Laptop deal mulai melandai, tapi Samsung Galaxy Book6 dan HP OmniBook Ultra 14 masih bisa didapatkan dengan diskon hingga ratusan dolar. Samsung Galaxy Book6 mendapat rating 4,8 dari 5 bintang berdasarkan 40 ulasan di Best Buy, dengan pujian pada desain premium, bobot ringan, dan baterai tahan seharian.
Sementara itu, HP OmniBook Ultra 14 disebut sebagai laptop Snapdragon X2 terbaik yang pernah diuji oleh Windows Central, dengan nilai sempurna 5/5 bintang. Laptop ini unggul di desain, keyboard, trackpad, layar OLED touchscreen, serta daya tahan baterai yang luar biasa.
Bagi gamer, Xbox Ultimate Game Sale sedang berlangsung. Ratusan game diskon dalam apa yang disebut sebagai salah satu event penjualan terbaik Microsoft. Ini waktu yang tepat untuk mengisi library game dengan harga miring.
Pembaruan Search ini mulai digulirkan secara bertahap ke pengguna Windows 11 melalui Windows Update. Pastikan sistem operasi Anda sudah diperbarui ke versi terbaru. Buka Settings > Windows Update > Check for updates untuk memeriksa ketersediaan patch.
Microsoft belum mengonfirmasi jadwal rilis global untuk semua region, termasuk Indonesia, namun pengguna di program Windows Insider biasanya mendapat akses lebih awal.