Harga Laptop dan Ponsel Meroket Akibat Chip AI Langka, Samsung Galaxy A hingga PS5 Ikut Terdampak

Penulis: Nurul Huda  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22:01 WIB
Kenaikan harga laptop dan ponsel dipicu oleh kelangkaan chip AI global.

SULAWESI SELATAN — Jangan kaget kalau dalam waktu dekat Anda harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli laptop atau ponsel baru. Pasalnya, permintaan chip memori untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) tengah melonjak drastis, menggerus pasokan yang seharusnya dialokasikan untuk perangkat konsumen.

Lembaga penyiaran publik Belanda, NOS, melaporkan pada Sabtu (11/7) bahwa chip memori kini diborong dalam jumlah besar oleh operator pusat data AI. Akibatnya, produsen laptop dan ponsel harus bersaing ketat untuk mendapatkan pasokan yang tersisa, dan biaya tambahan itu pada akhirnya dibebankan ke konsumen.

Dampak Harga: Samsung Galaxy A, PS5, dan Xbox Kena Imbas

Data dari Pricewatch milik situs teknologi Belanda, Tweakers, menunjukkan kenaikan harga yang bervariasi tergantung kapasitas memori. Konsumen kini harus membayar 50 euro (sekitar Rp850 ribu), 100 euro (Rp1,7 juta), hingga 200 euro (Rp3,4 juta) lebih mahal untuk perangkat yang sama.

Samsung Galaxy A series, misalnya, dijual 50 euro lebih mahal dibandingkan seri tahun lalu, padahal spesifikasi dan kapasitas memorinya nyaris identik. Di sektor konsol, PlayStation 5 telah naik sekitar 100 euro lebih tinggi dari harga awal tahun ini. Microsoft pun mengumumkan kenaikan harga Xbox sebesar 50 euro di Belanda mulai Agustus mendatang.

Laptop Windows: Spek Turun, Harga Tetap

Yang lebih menarik, sejumlah produsen laptop berbasis Windows mengambil langkah berbeda. Alih-alih menaikkan harga, mereka justru menurunkan spesifikasi. Laporan menyebutkan banyak laptop yang kini hanya dibekali memori 8 GB, bukan 16 GB seperti sebelumnya, tanpa mengubah harga jual.

"Kami sebenarnya sudah terbiasa melihat harga perangkat elektronik terus turun," ujar Tomas Hochstenbach dari Tweakers. "Kemungkinan besar, perangkat yang Anda beli sekarang justru memiliki spesifikasi lebih rendah dibandingkan perangkat yang tersedia setahun lalu."

Apple Ikut Naikkan Harga Laptop

Apple, yang biasanya mempertahankan model laptopnya lebih lama ketimbang kompetitor Windows, juga tidak luput dari tekanan. Bulan lalu, Apple menaikkan harga laptopnya setidaknya 100 euro (sekitar Rp1,7 juta).

Produsen chip utama, termasuk Micron, memperkirakan keterbatasan pasokan ini akan terus berlanjut. Menurut laporan, kendala pasokan chip diperkirakan masih akan terjadi setidaknya hingga tahun 2028.

Apa Artinya bagi Konsumen Indonesia?

Meski data kenaikan ini berasal dari pasar Eropa, tren serupa berpotensi menjalar ke Indonesia. Mengingat rantai pasok chip bersifat global, kenaikan harga di satu kawasan biasanya diikuti oleh kawasan lain dalam beberapa bulan ke depan. Bagi Anda yang berencana membeli laptop atau ponsel baru dalam waktu dekat, bersiaplah untuk harga yang lebih tinggi—atau spesifikasi yang lebih rendah—dengan budget yang sama.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: koran-jakarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top