SIDRAP — Porsenijar PGRI Sulsel 2026 resmi berakhir dengan tuan rumah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) keluar sebagai juara umum. Kontingen PGRI Kabupaten Sidrap mengunci perbendaharaan medali dengan raihan 4 emas, 3 perak, dan 5 perunggu, unggul tipis dari Kota Makassar yang bertengger di posisi kedua dengan 9 medali.
Tambahan medali emas terakhir bagi Sidrap dipersembahkan oleh Tiara dari cabang Nyanyi Solo Putri. Penampilannya dinilai mampu menarik hati para juri dan penonton.
Perebutan posisi tiga besar berlangsung ketat. Kota Makassar finis di peringkat kedua dengan 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu (total 9 medali). Disusul Kabupaten Barru di posisi ketiga dengan koleksi 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu (total 7 medali).
Sementara itu, PGRI Bone yang sebelumnya diprediksi bersaing di papan atas harus puas turun ke peringkat keempat. Tim voli putra Bone kalah 0-3 dari PGRI Enrekang, membuat mereka hanya mengumpulkan 2 emas, 4 perak, dan 1 perunggu (total 6 medali). Kekalahan ini sekaligus menahan laju Bone untuk mendekati posisi juara umum.
Kabupaten Enrekang menjadi salah satu kejutan dalam Porsenijar kali ini. Mereka sukses naik signifikan ke peringkat 8 setelah berhasil mengawinkan medali emas di cabang bola voli putra dan putri. Enrekang mengakhiri perlombaan dengan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Luwu Utara juga mencatatkan lonjakan peringkat ke posisi 22 setelah meraih medali perak di cabang bola voli putri. Meski demikian, tim voli putri Luwu Utara harus mengakui keunggulan Enrekang yang menang tipis 3-2.
Berikut 10 besar perolehan medali akhir Porsenijar PGRI Sulsel 2026:
Porsenijar PGRI merupakan ajang olahraga, seni, dan pembelajaran yang digelar setiap dua tahun sekali bagi para guru se-Sulawesi Selatan. Ajang ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang unjuk prestasi bagi insan pendidik di tingkat provinsi.