BONE — Taswina Putri, siswi SMAN 1 Bone, memastikan diri menjadi salah satu putra-putri terbaik Sulawesi Selatan yang lolos seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Keberhasilannya melewati rangkaian seleksi ketat membuatnya akan bertugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus mendatang.
Kabar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bone. Taswina berhasil bersaing dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia dalam proses seleksi yang meliputi tes fisik, wawasan kebangsaan, hingga mental dan kepribadian.
Perjalanan Taswina menuju Paskibraka Nasional tidaklah singkat. Ia harus melewati tahapan seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga akhirnya dinyatakan lolos di tingkat pusat. Setiap tahapan menyaring peserta berdasarkan kedisiplinan, postur tubuh, dan penguasaan materi peraturan baris-berbaris (PBB).
Di tingkat nasional, para calon menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan yang lebih intensif. Mereka dibekali wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, serta latihan fisik dan baris-berbaris yang standarnya sangat tinggi.
Pencapaian Taswina disambut antusias oleh pihak sekolah dan pemerintah daerah. Kepala SMAN 1 Bone menyebut bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan disiplin Taswina selama mengikuti pembinaan. Pihak sekolah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh selama Taswina menjalani pemusatan latihan.
Dengan lolosnya Taswina, Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi di bidang pembinaan generasi muda. Paskibraka Nasional merupakan program pembentukan karakter yang mengedepankan nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan kedisiplinan.
Meski bahan berita tidak menyertakan kutipan langsung, Taswina disebut sangat bersyukur dan bangga bisa mewakili daerahnya. Ia bertekad untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan menjaga nama baik Bone serta Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
Selanjutnya, Taswina akan bergabung dalam pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Selama masa karantina, ia akan terus ditempa fisik dan mentalnya hingga hari pelaksanaan tugas di Istana Negara.