SULAWESI SELATAN — BMKG memastikan episenter gempa terletak pada koordinat 7,92 Lintang Selatan dan 106,76 Bujur Timur. Tepatnya, pusat gempa berada 106 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki kedalaman 14 kilometer. Kedalaman yang relatif dangkal ini biasanya membuat getaran lebih terasa di permukaan, meski magnitudonya kecil.
“Gempa Mag:3.2, 09-Jun-2026 16:05:27WIB, Lok:7.92LS, 106.76BT (106 km Tenggara KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:14 Km,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (9/6/2026).
BMKG memberikan catatan penting dalam rilisnya. Informasi yang disebarluaskan ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG juga belum mengeluarkan peringatan dini tsunami mengingat magnitudo yang rendah dan lokasi gempa yang berada di daratan.
Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya memang dikenal sebagai wilayah yang memiliki aktivitas seismik cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh posisinya yang berada di dekat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia di selatan Jawa, serta keberadaan sesar aktif darat.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi dan terbaru dapat dipantau melalui kanal komunikasi resmi BMKG.