MAKASSAR — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) merilis jadwal terbaru KM Labobar yang akan berlayar pada rentang 3 hingga 10 Juni 2026. Kapal ini menjadi salah satu moda transportasi utama bagi warga yang hendak menyeberang dari Makassar menuju Ambon dan sejumlah pelabuhan lainnya di kawasan timur Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Labobar dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Makassar pada awal Juni. Kapal ini akan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ambon dengan estimasi waktu tiba yang bisa diakses oleh calon penumpang melalui sistem informasi Pelni.
Calon penumpang disarankan untuk memantau secara berkala jadwal keberangkatan dan kedatangan, mengingat jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu karena faktor cuaca atau kondisi operasional di lapangan.
Dalam pelayaran periode tersebut, KM Labobar tidak hanya melayani rute Makassar-Ambon. Kapal ini juga dijadwalkan singgah di beberapa pelabuhan lain di Nusa Tenggara Timur dan Maluku, menjadikannya pilihan bagi warga yang membutuhkan konektivitas antarpulau.
Setiap pelabuhan singgah memiliki estimasi waktu tiba dan berangkat yang berbeda. Pelni mengimbau penumpang untuk tiba di pelabuhan setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi proses boarding dan pemeriksaan dokumen perjalanan.
Pemesanan tiket KM Labobar dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile atau situs resmi Pelni. Harga tiket bervariasi tergantung pada kelas dan jarak tempuh antarpelabuhan.
Bagi warga Makassar dan sekitarnya yang hendak bepergian ke Ambon atau sebaliknya, disarankan untuk memesan tiket jauh-jauh hari. Lonjakan penumpang kerap terjadi menjelang akhir pekan dan hari libur nasional, yang bisa mempengaruhi ketersediaan tempat duduk.
Penumpang diwajibkan membawa dokumen identitas asli seperti KTP atau kartu keluarga. Untuk anak-anak, akta kelahiran menjadi syarat wajib saat boarding.
Pelni juga menerapkan protokol keselamatan standar, termasuk pemeriksaan barang bawaan di area pelabuhan. Penumpang disarankan untuk tidak membawa barang terlarang atau bahan mudah terbakar selama perjalanan.