MAKASSAR — Masyarakat Sulawesi, Maluku, hingga Papua yang hendak berangkat umrah pada musim depan tak perlu lagi transit di Jakarta atau Surabaya. Lion Air resmi mengoperasikan enam penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandar Udara Internasional King Abdulaziz Jeddah setiap pekan.
Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan keputusan ini untuk mempermudah akses masyarakat Indonesia Timur. “Lion Air membuka penerbangan enam kali dari Makassar ke Saudi untuk mendukung aktivitas umrah masyarakat,” ujarnya saat event BookCabin Travel Fair 2026 di Mall Ratu Indah (MaRI) Makassar, Sabtu (30/5/2026).
Penerbangan dijadwalkan setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Hanya hari Jumat yang tidak ada jadwal. Dua kode penerbangan digunakan: JT-092 dan JT-094, dengan waktu keberangkatan bervariasi antara pukul 07.30 hingga 14.50 WITA. Durasi perjalanan yang ditawarkan adalah 12 hingga 13 hari.
Lion Air mengandalkan armada Airbus A330-300CEO dan A330-900NEO untuk rute ini. Kedua tipe pesawat berbadan lebar itu mampu menampung hingga 433 kursi kelas ekonomi. Kabin luas dan kursi ergonomis disiapkan untuk kenyamanan perjalanan non-stop Makassar–Jeddah yang memakan waktu sekitar sembilan jam.
Momentum pembukaan rute ini berbarengan dengan penyelenggaraan BookCabin Travel Fair 2026 di Makassar pada 29–31 Mei 2026. Event yang digelar di Mall Ratu Indah itu menghadirkan flash sale tiket Lion Group, program cashback Cabin Points hingga Rp1 juta per hari, serta bonus e-SIM gratis untuk pembelian tertentu. Setiap hari, ada pula undian tiket penerbangan gratis.
Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pameran. Sejumlah pengunjung memanfaatkan promo untuk merencanakan perjalanan ibadah umrah maupun liburan keluarga.
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar semakin diperkuat perannya sebagai hub keberangkatan umrah untuk kawasan timur. Selama ini, jamaah dari Sulawesi, Maluku, dan Papua kerap harus terbang ke Jakarta atau Surabaya terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Dengan adanya penerbangan langsung ini, waktu tempuh dan biaya logistik bisa ditekan secara signifikan.