Cremonese Menang 1-0 di Udinese, Jamie Vardy Jaga Asa Bertahan di Serie A

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Senin, 18 Mei 2026 | 03:58:01 WIB
Jamie Vardy mencetak gol tunggal membawa Cremonese unggul atas Udinese.

SULAWESI SELATAN — Cremonese datang ke Udine dengan misi hidup mati. Marco Giampaolo sadar, hanya kemenangan yang bisa menjaga asa timnya tetap bertahan di Serie A. Dan rencana itu berjalan sempurna sejak awal laga.

Awal Mula: Gol Cepat yang Mengubah Segalanya

Gol pembuka tercipta di menit kesembilan. Bukan lewat skema rapi, melainkan dari kesalahan fatal lini belakang Udinese. Oumar Solet dan Kingsley Ehizibue terlalu lemah saat membangun serangan dari bawah. Umpan mereka mudah dipotong Federico Bonazzoli.

Bonazzoli langsung melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis Maduka Okoye. Namun bola muntah jatuh tepat di kaki Jamie Vardy. Tanpa ampun, striker veteran itu menyontek bola ke gawang kosong. Cremonese unggul 1-0.

Udinese nyaris menyamakan skor lewat Youssef Maleh, tapi tembakan kerasnya masih bisa diantisipasi Okoye dengan satu tangan.

Keputusan Kontroversial: Penalti Dibatalkan, Kartu Merah Berubah

Babak pertama menyisakan drama. Udinese mendapat hadiah penalti setelah Sebastiano Luperto dianggap melanggar Christian Kabasele. Namun VAR turun tangan dan membatalkan keputusan wasit. Penyebabnya: Thomas Kristensen sudah dalam posisi offside lebih dulu.

Memasuki babak kedua, Bonazzoli nyaris diusir wasit. Ia mengenai tulang kering Kristensen dengan sepatu karetnya. Beruntung, ia dianggap berusaha menarik kaki dan hanya mendapat kartu kuning.

Menit 65, Udinese kembali berteriak minta kartu merah. Hassane Kamara dianggap menjatuhkan Vardy saat duel bola atas. Wasit sempat mengeluarkan kartu merah, tapi setelah meninjau VAR, hukuman dikurangi menjadi kartu kuning. Kedua pemain dinilai sama-sama mengejar bola.

Gol Buksa Dianulir, Cremonese Bertahan Mati-matian

Udinese terus menekan di sisa laga. Menit 86, Adam Buksa berhasil menjebol gawang Cremonese. Namun gol dianulir karena Idrissa Gueye dianggap melanggar kiper Emil Audero sebelum bola masuk.

Audero baru benar-benar bekerja keras di masa injury time. Ia terbang menepis tembakan melengkung Oumar Solet yang mengarah ke pojok atas gawang. Itu penyelamatan krusial Cremonese.

Apa yang Terjadi Selanjutnya? Pekan Terakhir Penuh Drama

Peluit panjang berbunyi. Cremonese bersorak. Namun euforia mereka tidak bertahan lama. Kabar dari Stadio Mapei menyebut Lecce menang 3-2 atas Sassuolo di masa injury time. Artinya, jarak Cremonese dengan zona aman tetap satu poin.

Pekan terakhir Serie A akan menjadi panggung penentuan. Cremonese wajib menang dan berharap Lecce kalah. Jika tidak, perjalanan Vardy dan kawan-kawan di Serie A hanya akan bertahan semusim.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: football-italia.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top