SULAWESI SELATAN — Sistem operasi modern seperti Windows 11 dibekali segudang fitur yang jarang tersentuh. Salah satunya adalah pengaturan yang secara khusus dibuat untuk membuat mata lebih nyaman saat menatap layar dalam waktu lama. Sayangnya, fitur ini tidak langsung aktif saat laptop baru dinyalakan pertama kali.
Fitur yang dimaksud adalah Night Light. Sesuai namanya, fitur ini bekerja dengan mengurangi pancaran cahaya biru (blue light) dari layar. Efeknya, tampilan layar akan berubah menjadi lebih hangat dengan dominasi warna kekuningan, terutama di malam hari.
Bagi pengguna di Indonesia yang sering bekerja atau menonton film dari laptop hingga dini hari, fitur ini bisa membantu mengurangi mata perih dan sakit kepala yang dipicu oleh paparan blue light berlebih.
Microsoft memilih untuk tidak mengaktifkan Night Light secara default. Alasannya, tidak semua pengguna menyukai perubahan warna layar yang drastis. Beberapa orang yang bekerja dengan desain grafis atau editing foto justru membutuhkan akurasi warna yang sempurna, sehingga fitur ini bisa mengganggu pekerjaan mereka.
Keputusan ini masuk akal. Daripada memaksa semua orang beradaptasi dengan layar kekuningan, Microsoft memberikan kendali penuh kepada pengguna untuk mengaktifkannya sendiri sesuai kebutuhan.
Proses aktivasi fitur ini cukup mudah dan hanya memakan waktu kurang dari satu menit. Berikut langkah-langkahnya:
Setelah aktif, pengguna bisa mengklik teks Night light settings untuk menyesuaikan kekuatan efek hangat layar. Semakin tinggi nilai slider, semakin kuning tampilan layar. Anda juga bisa menjadwalkan fitur ini menyala otomatis dari matahari terbenam hingga terbit.
Night Light paling berguna saat digunakan di ruangan gelap atau minim cahaya. Jika Anda bekerja di kantor dengan pencahayaan terang, efek pengurang blue light ini mungkin tidak terlalu terasa manfaatnya.
Fitur ini juga menjadi andalan bagi pengguna laptop yang sering begadang. Dengan mengurangi pancaran blue light, kualitas tidur pengguna disebut-sebut bisa lebih baik karena produksi hormon melatonin tidak terganggu oleh cahaya layar.
Bagi pengguna awam yang baru pertama kali mendengar istilah ini, tidak perlu khawatir. Fitur ini tidak akan merusak layar atau menghabiskan baterai secara berlebihan. Efeknya murni pada perubahan warna tampilan yang lebih nyaman di mata.