MAKASSAR — Ketua Pertina Kota Makassar periode 2025–2029, Tri Sulkarnain Ahmad, menyatakan pihaknya tidak memasang angka muluk-muluk untuk Porprov kali ini. Penetapan 8 emas disebut lahir dari rapat bersama staf kepelatihan yang memetakan kesiapan atlet di setiap nomor.
Makassar akan mengirim petinju di 13 kategori yang dipertandingkan. Penentuan kategori mana yang berpeluang menyumbang emas diserahkan sepenuhnya ke tim pelatih.
Kewenangan Pelatih Menentukan Nomor Berpeluang
Menurut Tri, staf kepelatihan yang mengatur pemetaan peluang di setiap kategori. Pemetaan itu didasarkan pada kesiapan dan potensi atlet sebelum pertandingan berlangsung.
"Semua ada di staf kepelatihan. Dia yang mengatur kira-kira yang mana berpeluang, tapi kemarin hasil meeting-nya kita targetnya 8 emas," kata Tri.
Politikus Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Kota Makassar itu menyebut target 8 emas sebagai batas minimal. Hasil akhir tetap bergantung pada performa atlet saat bertanding di Wajo dan Bone.
Persiapan Atlet Dipantau KONI
Pertina Makassar mengintensifkan program latihan menuju Porprov. Kesiapan tim mendapat perhatian KONI melalui peninjauan langsung terhadap sesi latihan para atlet.
Persiapan tidak hanya diarahkan memenuhi target medali. Ada misi lain yang dibawa kontingen: mempertahankan posisi Makassar sebagai juara bertahan cabang tinju Porprov Sulsel.
"Kita terus mempersiapkan diri bagaimana mempertahankan sebenarnya mempertahankan juara bertahan tinju di Kota Makassar," ujar Tri.
Maros dan Bone Jadi Pesaing Utama
Pada Porprov sebelumnya di Sinjai, kontingen tinju Makassar mengoleksi 11 medali emas. Capaian itu menjadi pembanding yang diakui Tri lebih tinggi dari target tahun ini.
Meski begitu, ia membuka peluang menyamai raihan Sinjai. "Kita tidak mau muluk-muluk dulu, tapi kita lihat saja nanti. Pokoknya target minimal kita delapan emas. Kita berusaha menyamai Porprov Sinjai kemarin, insyaallah," tuturnya.
Di jalur menuju podium, Tri menyebut Kabupaten Maros dan Bone sebagai dua daerah yang perlu diwaspadai. Kedua kontingen dinilai patut diperhitungkan dalam perebutan medali cabang tinju.
Porprov Sulsel XVIII sendiri dijadwalkan berlangsung 7–14 November 2026 dengan Wajo dan Bone sebagai tuan rumah.