SULAWESI SELATAN — Arema FC menyambangi markas Persija Jakarta pada laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB. Singo Edan datang dengan modal rekor tandang apik ke markas Macan Kemayoran, tapi baru saja menelan kekalahan perdana yang membuat lini belakang jadi sorotan.
Laga di Stadion Patriot Candrabhaga menjadi ujian mental bagi Arema FC. Kekalahan perdana pada pertandingan sebelumnya memaksa tim asuhan Marcos Santos mengevaluasi lini belakang dan menjaga stabilitas mental demi mengamankan tiga poin di kandang lawan.
Marcos Santos Prioritaskan Pemulihan Fisik dan Kontrol Mental
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos, menegaskan persiapan tim difokuskan pada pemulihan fisik dan evaluasi taktis. Jarak antarpertandingan yang singkat membuat kontrol kelelahan pemain jadi pekerjaan rumah utama.
"Persiapan kami cukup baik. Fokus utama kami adalah mengontrol kelelahan pemain dan menjaga mental bertanding. Kami tahu laga terakhir kurang maksimal, tetapi saya percaya pada kapasitas seluruh pemain untuk bangkit di pertandingan besar besok," ujar Marcos Santos dalam pre-match press conference, Selasa (20/10/2026).
Antisipasi Transisi Cepat Persija Jadi Kunci Game Plan
Marcos menyoroti agresivitas Persija dalam transisi dan tekanan. Pelatih asal Brasil itu menyiapkan skenario khusus untuk meredam kecepatan Macan Kemayoran.
"Persija adalah tim kuat dengan transisi dan tekanan yang sangat agresif. Kami sudah menyiapkan skenario dan game plan untuk meredam kecepatan mereka. Jika pemain bisa menjalankan apa yang dilatih, kami optimistis meraih hasil positif," tegas Marcos.
Achmad Maulana Akui Miskomunikasi di Lini Pertahanan
Bek Arema FC, Achmad Maulana, menyebut hasil mengecewakan di laga sebelumnya justru mempererat komunikasi antar-pemain. Perbaikan di sektor pertahanan menjadi fokus internal skuad.
"Hasil kurang baik kemarin menjadi pelajaran berharga bagi kami. Saya dan teman-teman terus memperbaiki miskomunikasi di lini pertahanan. Kami akan berjuang memberikan yang terbaik untuk Aremania," kata Achmad.
Rekor Tandang Apik, tapi Marcos Minta Anak Asuhnya Tak Jemawa
Arema FC memegang catatan statistik apik dalam beberapa kunjungan terakhir ke markas Macan Kemayoran. Dua kemenangan dan dua hasil imbang menjadi modal berharga menghadapi laga Rabu malam.
Marcos Santos tetap menolak berpuas diri pada catatan sejarah. Menurutnya, pertandingan baru menuntut fokus pada kinerja tim saat ini, bukan pada rekor masa lalu.
"Statistik sejarah itu penting, tetapi ketika masuk ke lapangan, semua dimulai dari nol. Ini adalah pertandingan baru dengan tantangan berbeda. Yang terpenting adalah fokus pada kinerja tim saat ini," tutup Marcos.
Duel di Stadion Patriot Candrabhaga jadi ajang pembuktian bagi Singo Edan. Tiga poin di kandang lawan akan mengembalikan momentum sekaligus menguji kembali rekor tandang mereka di hadapan tekanan suporter tuan rumah.