GOWA — Gelar Griya SNT 09 Gowa menjadi ajang perkenalan program pembelajaran, karya seni, inovasi, hingga capaian prestasi murid kepada pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas. Rangkaian kegiatan bertema "Revitalisasi, Digitalisasi, dan SNT" itu juga digelar serentak di Kabupaten Maros, Takalar, Pangkep, Sidrap, dan Pinrang.
Pemerintah memusatkan seluruh puncak program SNT di SNT 09 Gowa. Lokasi sekolah berada di kompleks BPPMPV KPTK, Jalan Diklat Nomor 30, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Pemprov Sulsel Siapkan Lahan untuk Kawasan SNT 09 Gowa
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H. Iqbal Nadjamuddin hadir mewakili Gubernur Sulsel dan menegaskan komitmen penuh pemerintah provinsi terhadap pengembangan SNT. Menurutnya, keberadaan SNT jenjang SMP dan SMA menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan berkualitas.
Dukungan itu diwujudkan lewat penyediaan lahan khusus untuk pembangunan kawasan SNT 09 Gowa. "Semoga SNT juga bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain, sesuai dengan namanya Sekolah Nasional Terintegrasi," tegas Iqbal di hadapan para undangan.
Tiga Lapis Kurikulum dan Pendekatan STEAMS
Kepala SNT 09 Gowa M. Sahrul menjelaskan sekolahnya menerapkan formulasi tiga lapis kurikulum. Ketiganya memadukan kurikulum nasional, kurikulum kekhasan sekolah, dan kurikulum berbasis konteks lokal.
"Kami memadukan kurikulum nasional, kurikulum kekhasan sekolah, dan kurikulum berbasis konteks lokal," jelas Sahrul.
Ketiga kurikulum itu diintegrasikan dengan pendekatan STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports) serta metode pembelajaran mendalam (deep learning). Kombinasi tersebut dinilai memungkinkan guru mengoptimalkan potensi murid sesuai karakteristik dan kebutuhan daerah.
Didorong Jadi Sekolah Rujukan di Sulsel
Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel Dr. Ir. Imran menilai SNT 09 Gowa berpotensi mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Pemerintah telah melengkapi sekolah itu dengan sarana, prasarana, pembiayaan, serta tenaga pengajar yang memadai.
Imran berharap SNT 09 Gowa menjadi sekolah rujukan bagi lembaga pendidikan di sekitarnya. Peran itu dapat dijalankan lewat pembagian praktik baik, penguatan kapasitas pendidik, dan pelopor pembelajaran berbasis kearifan lokal.
Penyelenggaraan SNT 09 Gowa merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan. Selain Iqbal, hadir dalam kegiatan itu Kepala BPPMPV KPTK Lismanto serta sejumlah pejabat daerah.