MAKASSAR — Fauziah Zulfitri, yang akrab disapa Kak Ochy, menempatkan kebersamaan sebagai fondasi utama pencalonannya. Ia menilai perbedaan pandangan dan pilihan dalam organisasi adalah hal wajar, tetapi ikatan almamater tetap menjadi perekat utama antaralumni.
Alumni UI Sulawesi Selatan akan memilih ketua baru pada Muswil I yang digelar 17 Oktober 2026. Kak Ochy bersaing memperebutkan posisi Ketua ILUNI UI Sulsel periode 2026–2029 bersama kandidat lain.
Dorong Organisasi Alumni Jadi Rumah Bersama
Bagi Kak Ochy, organisasi alumni seharusnya menjadi rumah bersama. Ruang yang mempertemukan anggota dari latar belakang profesi, generasi, dan fakultas berbeda, tetapi tetap terhubung oleh almamater yang sama.
Ia berharap hubungan baik antarsesama alumni tetap terjaga, apa pun hasil Muswil nanti. Pendekatan kepemimpinan yang ditawarkan menempatkan kebersamaan sebagai fondasi, tanpa mengabaikan arah, ketegasan, dan tanggung jawab.
"Dalam sebuah organisasi, perbedaan pandangan dan pilihan adalah hal yang wajar. Namun, kita memiliki satu almamater yang sama. Saya berharap persaudaraan dan hubungan baik antarsesama alumni tetap terjaga, apa pun hasil Muswil nanti," ujarnya kepada Makassar Terkini.
Rekam Jejak Dua Dekade di Dunia Korporasi
Kak Ochy membawa pengalaman lebih dari dua dekade di bidang korporasi, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi. Rekam jejaknya terbentuk melalui jalur profesional, bukan karier politik praktis maupun akademik.
Latar belakang tersebut menjadi bekal yang ia tawarkan dalam memimpin ILUNI UI Sulsel ke depan. Organisasi alumni dinilai perlu dikelola dengan pendekatan profesional agar manfaatnya terasa nyata bagi anggota.
Kontestasi kepemimpinan di Muswil I ILUNI UI Sulsel menjadi ruang menguji kedewasaan dan merawat persaudaraan antaralumni. Kak Ochy menegaskan pencalonannya tidak semata-mata soal representasi gender, melainkan soal kemampuan merangkul perbedaan dan mempertemukan potensi.
Manfaat Nyata Jadi Ukuran Keberhasilan
Ia menekankan pentingnya menghadirkan manfaat nyata bagi alumni dan masyarakat Sulawesi Selatan. Organisasi alumni, menurutnya, tidak berhenti pada persoalan siapa yang terpilih.
Proses Muswil diharapkan menjadi ruang meneguhkan kembali tujuan bersama. Kak Ochy mengajak seluruh alumni UI Sulsel menjaga persaudaraan menjelang dan setelah pemilihan.