SULAWESI SELATAN — Arema FC menelan kekalahan telak 1-5 dari Persija Jakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/27 di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Rabu (21/10) malam. Bek asing Walisson Maia meminta maaf kepada Aremania yang datang langsung ke stadion, menegaskan kekalahan itu tak bisa ditutupi dengan alasan apa pun.
Perjalanan Aremania ke Bekasi berakhir pahit. Tim Singo Edan tidak mampu membawa pulang apa pun selain kekalahan lima gol dari tuan rumah Persija, yang disebut Maia sedang menempati peringkat kedua liga.
Maia membeberkan kronologi kekalahan dari sudut pandang pemain. Menurutnya, Arema sudah kesulitan sejak awal menghadapi tim peringkat kedua di kandang sendiri.
"Yah, kita tahu betapa sulitnya pertandingan ini, bukan? Kita menghadapi tim yang menempati peringkat kedua di liga, di kandang mereka sendiri. Seperti yang disampaikan pelatih, kita kebobolan gol pertama, lalu saat kita mencoba menekan ke depan, kita justru kebobolan gol kedua," tutur pemain berposisi bek itu.
Pola itu membuat Arema kehilangan kendali pertandingan. Upaya mengejar ketertinggalan justru membuka ruang bagi Persija untuk menambah gol.
Pemain asal Brasil itu tidak mencari pembenaran atas hasil buruk di Stadion Patriot Candra Bhaga. Baginya, kekecewaan Aremania yang datang langsung ke Bekasi lebih penting untuk diakui.
"Namun sejujurnya, apa pun yang kita katakan hanya akan terdengar seperti alasan. Kita harus tetap tegak, mulai fokus pada pertandingan berikutnya, dan melakukan penyesuaian yang diperlukan sepanjang minggu ini," imbuhnya.
Kehadiran suporter di laga tandang menjadi perhatian tersendiri bagi Maia. Ia menyebut skuad Arema ingin memberikan kemenangan bagi mereka yang rela menempuh perjalanan jauh.
"Tentu saja, kami merasa sangat sedih. Kami ingin memberikan kemenangan bagi mereka-mereka datang ke sini untuk mendukung kami. Yang bisa kami lakukan hanyalah meminta maaf," kata Walisson Maia.
Setelah hasil buruk ini, Arema FC akan kembali menjalani laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 dengan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (25/10) mendatang.
Laga kandang itu menjadi kesempatan bagi tim untuk memperbaiki penampilan sekaligus mengakhiri rentetan hasil negatif. Maia menegaskan skuadnya harus segera melangkah maju.
"Sekarang kami harus melangkah maju, kami perlu mulai memikirkan pertandingan berikutnya, yang akan berlangsung di kandang sendiri," sambungnya.