Suwardi Thahir Dilantik Pimpin PWI Sulsel 2026–2031, Akhmad Munir Tekankan Etika Jurnalistik di Era Digital

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:01:01 WIB
Suwardi Thahir dilantik sebagai Ketua PWI Sulawesi Selatan periode 2026–2031 di Makassar.

MAKASSAR — Suwardi Thahir memimpin PWI Sulawesi Selatan setelah melalui proses pemilihan yang cukup mulus. Ia sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Provinsi PWI Sulsel di Gedung Graha Pena, Makassar, Selasa (2/6/2026), setelah Amrullah Basri Gani mengundurkan diri demi kemajuan organisasi bersama.

Pelantikan pengurus baru dirangkaikan dengan PWI Sulsel Awards yang diberikan kepada sejumlah tokoh, kepala daerah, akademisi, dan pelaku usaha. Anugerah Utama jatuh kepada Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dengan predikat Tokoh Inspiratif Penggerak Kedaulatan Pangan untuk Indonesia Super Power.

Apa Prioritas Suwardi Thahir untuk PWI Sulsel Lima Tahun ke Depan

Suwardi menegaskan komitmennya menjadikan PWI Sulsel sebagai organisasi inklusif dan adaptif terhadap perubahan lanskap komunikasi. Keterlibatan jurnalis muda ditempatkan sebagai bagian penting dari regenerasi organisasi.

Menurut Suwardi, kepengurusan baru diharapkan menghadirkan energi dan program yang memperkuat ekosistem pemberitaan di Sulawesi Selatan.

"Amanah yang diemban pengurus hari ini, semoga PWI makin berjaya. Ini akan menjadi energi baru bagi kami untuk membangun ekosistem pemberitaan yang kondusif untuk Sulawesi Selatan," ujar Suwardi.

Peringatan PWI Pusat: Kemudahan Informasi Harus Diimbangi Tanggung Jawab

Akhmad Munir menyoroti derasnya arus informasi digital yang membuat masyarakat kini bisa memproduksi dan menyebarkan berita dengan mudah. Kondisi itu, menurutnya, menuntut tanggung jawab dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

Ia menegaskan identitas pers profesional tidak ditentukan oleh kemampuan menyebarkan informasi semata. Yang membedakan karya jurnalistik dari konten digital umum adalah komitmen menyajikan fakta secara jujur, akurat, dan bermanfaat.

Kode Etik Jurnalistik disebutnya sebagai landasan yang membedakan kerja wartawan dari konten yang beredar bebas di ruang digital.

"Tantangan sekarang adalah bagaimana wartawan mampu beradaptasi dengan teknologi serta berkreasi dan berinovasi untuk turut memajukan perusahaan persnya yang sekarang sedang berat sekali," kata Akhmad Munir.

Ia berharap PWI bersama mitra dan pemangku kepentingan memperkuat ekosistem pers yang sehat, profesional, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Respons Gubernur Sulsel: Wajah Baru PWI Diminta Lahirkan Terobosan Program

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut kepengurusan baru PWI Sulsel. Ia berharap organisasi wartawan itu melahirkan terobosan program yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Perubahan pola konsumsi informasi lewat platform seperti TikTok dan Instagram disebutnya menjadi tantangan sekaligus peluang bagi organisasi kewartawanan untuk memperkuat kompetensi anggotanya.

"Kita berharap dengan wajah-wajah baru PWI ini bisa melahirkan sebuah terobosan program yang bermanfaat untuk jurnalis Sulawesi Selatan," ujar Andi Sudirman.

Ia menekankan pentingnya program berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas SDM agar wartawan mampu mengikuti perubahan situasi dan perkembangan media digital.

Daftar Kepala Daerah Penerima PWI Sulsel Awards

Sejumlah kepala daerah menerima penghargaan berdasarkan kategori yang ditetapkan panitia. Berikut daftarnya:

  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin — inovasi tata kelola perkotaan dan digitalisasi pelayanan publik
  • Bupati Maros Chaidir Syam — pembangunan inklusif dan pelayanan dasar
  • Bupati Soppeng Suwardi Haseng — komitmen memajukan pendidikan
  • Bupati Bone Andi Asman Sulaiman — inovasi pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pertanian-peternakan
  • Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari — transformasi digital pariwisata dan pertanian
  • Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman — tokoh pembangunan dan konektivitas daerah
  • Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang — tokoh berdarah Sulsel yang sukses memimpin di perantauan
  • Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam — pendidikan dan kesejahteraan lansia
  • Bupati Luwu Patahudding — kepedulian terhadap kesehatan dan pertanian
  • Bupati Wajo Andi Rosman — inovasi pembiayaan sektor pangan
  • Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali — pelayanan publik
Reporter: Nurul Huda
Sumber: publikasionline.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top