SULAWESI SELATAN — Memilih susu anak sering bikin ibu ragu, apalagi ketika pilihan di rak toko semakin banyak dan klaim kemasan saling bersaing. Tiga langkah sederhana—cek komposisi, cek sumber susu, dan scan QR code—bisa membantu ibu menilai produk dengan lebih tenang sebelum memutuskan.
Kampanye #CekTransparansiAceKid menyoroti kebiasaan yang kerap dilewatkan orang tua: membaca label kemasan susu anak secara menyeluruh. Langkah ini bukan sekadar formalitas, karena komposisi dan asal bahan menentukan kualitas nutrisi yang masuk ke tubuh anak setiap hari.
Melina, ibu asal Surabaya, mengaku sempat mencoba banyak merek susu sebelum menemukan yang cocok untuk anaknya. Pengalaman itu membuatnya lebih teliti saat melihat daftar bahan dan informasi sumber susu pada kemasan.
Langkah pertama adalah mengecek komposisi untuk memahami bahan utama serta kandungan yang digunakan dalam produk. Ibu perlu memperhatikan apakah bahan dasarnya susu segar atau bukan, serta apakah ada tambahan seperti sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, atau perisa sintetik.
Daftar bahan biasanya tercantum di bagian belakang kemasan dengan urutan sesuai jumlah terbanyak. Membiasakan membaca bagian ini membantu ibu membandingkan produk secara objektif, bukan hanya berdasarkan iklan atau tampilan kemasan.
Setelah komposisi, orang tua dapat melanjutkan dengan mengecek sumber susu. Ini mencakup pemahaman dari mana bahan utama berasal serta bagaimana kualitas dan keamanannya dijaga sejak dari sumber.
Informasi soal asal bahan dan proses pengolahan sering dianggap remeh, padahal keduanya berpengaruh pada kandungan gizi yang sampai ke tangan konsumen. Semakin terbuka informasi yang disediakan produsen, semakin mudah ibu menilai apakah produk tersebut layak diberikan ke anak.
Langkah ketiga adalah Scan & Cek. Melalui QR code yang tersedia pada kemasan AceKid, konsumen dapat menelusuri informasi mengenai sumber susu dan perjalanan produk secara langsung sebelum menentukan pilihan.
Cara ini memudahkan ibu mendapatkan data tambahan tanpa harus mencari sendiri di internet. Cukup pindai kode, lalu baca informasi yang tersedia, dan bandingkan dengan kebutuhan anak di rumah.
Bagi sebagian orang tua, informasi komposisi dan sumber bahan menjadi pertimbangan penting, terutama ketika harus memilih di antara beragam produk susu anak yang tersedia di pasaran. Melina mengaku hal inilah yang membuatnya tertarik mencoba AceKid.
"Saya sebelumnya cukup banyak mencoba pilihan susu untuk anak dan belum menemukan yang benar-benar cocok. Yang membuat saya tertarik mencoba AceKid adalah komposisi utamanya susu segar, tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik. Saya juga bisa mengecek informasi mengenai sumber susunya, jadi sebelum mencoba pun rasanya sudah punya informasi yang lebih lengkap tentang produk yang saya pilih untuk anak," ungkapnya saat mengunjungi booth AceKid di Willow Baby Expo (WILBEX) 2026 Vol. 2 pada September lalu.
Setiap anak punya kebutuhan nutrisi berbeda, terutama jika ada riwayat alergi susu sapi, intoleransi laktosa, atau kondisi medis tertentu. Sebelum mengganti atau menambah jenis susu, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter anak agar pilihan ibu sesuai dengan kondisi si kecil.
Jika anak menunjukkan reaksi seperti ruam, diare berkepanjangan, atau muntah setelah minum susu tertentu, hentikan pemberian dan segera konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Tiga langkah cek komposisi, cek sumber susu, dan scan QR code bisa menjadi kebiasaan kecil yang berdampak besar. Dengan informasi yang lebih lengkap, ibu bisa memilih susu anak berdasarkan data, bukan sekadar iklan di rak toko.