SULAWESI SELATAN — Memastikan janin dalam kandungan tumbuh sehat adalah langkah awal yang krusial untuk mencegah stunting. Sayangnya, tidak semua ibu hamil memiliki akses mudah untuk melakukan pemeriksaan kehamilan rutin, terutama USG yang biayanya cukup mahal.
Menyadari hal ini, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Surabaya menggelar program Merdeka Stunting 2026. Program ini menyasar ibu hamil dengan memberikan layanan Antenatal Care (ANC) dan Ultrasonografi (USG) secara gratis.
Dalam kegiatan yang berlangsung baru-baru ini, para peserta tidak hanya sekadar diperiksa. Mereka mendapatkan dua layanan penting sekaligus yang sangat bermanfaat untuk memantau kondisi kehamilan.
Ketua POGI Cabang Surabaya, Dr dr Budi Prasetyo, SpOG, Subsp. Obginsos, menegaskan bahwa kondisi kesehatan dan kecukupan nutrisi ibu selama hamil adalah fondasi utama. Pemeriksaan berkala sejak dini berfungsi untuk mendeteksi faktor risiko yang bisa menghambat pertumbuhan janin.
"Dari ibu yang sehat, kami berharap lahir bayi yang sehat, tumbuh optimal, dan menjadi generasi yang kuat di masa depan," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8).
Artinya, jika asupan gizi ibu tercukupi dan kondisi kesehatan terpantau baik, risiko bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR) yang sering menjadi cikal bakal stunting bisa ditekan secara signifikan.
Program Merdeka Stunting 2026 ini tidak berjalan sendiri. POGI Cabang Surabaya berkolaborasi dengan PT Pegadaian Area Surabaya 1, serta didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Departemen Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair).
Kerja sama lintas sektor ini menunjukkan bahwa upaya menekan angka stunting membutuhkan peran serta banyak pihak, bukan hanya tenaga kesehatan. Dengan adanya dukungan dari berbagai institusi, diharapkan semakin banyak ibu hamil yang bisa mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa terkendala biaya.
Bagi Moms yang sedang hamil, agenda pemeriksaan rutin ke bidan atau dokter kandungan bukanlah hal yang bisa dilewatkan. Idealnya, ibu hamil melakukan pemeriksaan minimal 6 kali selama kehamilan, dan wajib USG minimal 2 kali.
Pemeriksaan rutin ini bukan hanya untuk memastikan janin sehat, tetapi juga untuk memantau kesehatan Moms sendiri. Deteksi dini terhadap kondisi seperti anemia, diabetes gestasional, atau preeklamsia bisa mencegah komplikasi serius yang membahayakan ibu dan bayi.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ada keluhan atau hal yang membuat Moms cemas selama kehamilan. Kesehatan Moms adalah kunci utama untuk melahirkan generasi yang kuat dan bebas stunting.