MAKASSAR — Kebiasaan mengecek ponsel di tengah kemacetan atau saat lampu lalu lintas berubah hijau kerap dianggap sepele oleh sebagian pengendara di Sulawesi Selatan. Padahal, konsentrasi yang teralihkan selama beberapa detik saja sudah cukup untuk mengubah situasi aman menjadi tragedi di jalan raya.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wanny Dewa, menyebut faktor manusia menjadi aspek paling krusial dalam keselamatan berkendara. Salah satu bentuk perilaku berisiko yang sering diabaikan adalah melakukan aktivitas lain di luar kendali kendaraan, seperti menerima telepon atau membalas pesan singkat.
Wanny menjelaskan, penggunaan gawai untuk sekadar membaca notifikasi atau membalas chat secara signifikan mengurangi fokus pengendara terhadap kondisi lalu lintas. Akibatnya, waktu respons untuk menghindari kendaraan lain, pejalan kaki, atau kondisi jalan yang muncul tiba-tiba menjadi lebih lambat.
"Seberapa detik itu sangat bahaya buat kondisi kita di jalan raya. Karena kita tahu di jalan raya itu bukan cuma kita, tapi banyak pengendara lain yang berada di jalan raya," ujar Wanny saat dihubungi Makassar Terkini.
Banyak pengendara merasa aman karena menganggap penggunaan handphone hanya dilakukan sebentar. Namun, kecelakaan tidak pernah mengenal durasi. Wanny menegaskan bahwa insiden bisa terjadi secara tiba-tiba dan berakibat sangat fatal bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
"Beberapa pengendara belum merasakan akibat dari penggunaan handphone seluler saat berada di jalan raya. Ketika melihat handphone sesaat, terus tiba-tiba mengalami kecelakaan, risikonya sangat fatal," katanya.
Sebagai langkah preventif, Asmo Sulsel menyarankan para pengendara untuk sepenuhnya menghindari aktivitas menerima telepon, membalas pesan, atau membuka notifikasi selama kendaraan melaju. Jika ada panggilan atau pesan mendesak, pengendara diminta menepikan kendaraan terlebih dahulu di tempat yang aman sebelum menanggapi.
Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Mengurangi penggunaan handphone saat berkendara adalah langkah sederhana namun berdampak besar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Selatan.