TAKALAR — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meneken Komitmen Bersama Akselerasi Pengembangan Destinasi Wisata di kawasan Wisata Alam Paria Lau, Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, Selasa. Ia menegaskan pengembangan sektor pariwisata tak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri.
"Langkah tersebut diperkuat melalui penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Pengembangan Destinasi Wisata yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah kecamatan," kata Firdaus.
Menurutnya, percepatan pembangunan destinasi wisata membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar berjalan efektif dan berkelanjutan. Seluruh OPD dan camat diminta bersinergi mendukung penataan kawasan, pembangunan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, hingga penyediaan fasilitas penunjang kenyamanan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Takalar Darwis merinci tujuh destinasi unggulan yang masuk program akselerasi. Selain Wisata Alam Paria Lau yang menjadi lokasi penandatanganan komitmen, enam destinasi lainnya adalah:
Darwis menyambut baik ketegasan bupati dalam menyatukan visi seluruh elemen pemerintahan. Ia mencontohkan, pengembangan destinasi ini mutlak membutuhkan dukungan sektor lain — infrastruktur jalan dari Dinas PUPR, pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, hingga aspek keamanan dari Satpol PP dan pemerintah kecamatan setempat.
Pemkab Takalar optimistis langkah ini akan meningkatkan daya tarik daerah, memperluas peluang investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan wisata. Program ini menjadi bagian dari komitmen menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunan dan memperkuat posisi Takalar sebagai destinasi unggulan di Sulsel.
Sebagai langkah awal promosi yang masif dan kreatif, Bupati Firdaus menginstruksikan seluruh kepala OPD, camat, hingga ASN di lingkungan Pemkab Takalar untuk menggunakan logo tujuh destinasi wisata unggulan sebagai foto profil WhatsApp mereka.
"Langkah sederhana namun serentak ini dinilai sangat strategis untuk memperkenalkan potensi dan identitas baru pariwisata Takalar kepada publik," kata Darwis.
Melalui komitmen bersama ini, setiap perangkat daerah diharapkan menjalankan peran sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan dapat dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan.