MAKASSAR — Persaingan di sektor perhotelan kini tak lagi hanya soal tingkat hunian kamar. Aston Makassar Hotel & Convention Center merespons tren itu dengan meluncurkan program kuliner tematik "60 Seconds to Tokyo", yang menyasar pecinta kuliner Jepang di Kota Makassar.
Program yang berlangsung hingga 31 Desember 2026 ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, sebuah inisiatif yang dijalankan serentak di 138 hotel di bawah jaringan Archipelago di seluruh Indonesia. Konsepnya berbeda dari promosi kuliner biasa: tamu diajak menikmati Japanese street food dalam nuansa budaya Negeri Sakura.
Pada peluncurannya di D'Lounge, hotel menghadirkan karakter Ren dan Reina, ikon resmi kampanye "60 Seconds to Tokyo", untuk memperkuat atmosfer Jepang. Pengunjung bisa mencicipi beragam menu populer seperti Takoyaki, Chicken Katsu Sando, Menchi Katsu, Wagyu Burger, hingga hidangan penutup Kuromitsu Matcha Puff.
Pilihan minuman khas seperti Sakura Sunset dan Hojicha Latte juga tersedia, mengikuti tren minuman Jepang yang kian diminati masyarakat Indonesia. Seluruh menu disiapkan dengan standar resep yang sama di seluruh jaringan Archipelago, menggunakan bahan berkualitas dan halal.
Executive Chef Aston Makassar Hotel & Convention Center, Irwan Pagattani, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang konsisten di seluruh jaringan. "Melalui program 60 Seconds to Tokyo, kami ingin menghadirkan bukan hanya menu khas Jepang, tetapi juga pengalaman menikmati Japanese street food yang autentik," ujarnya.
Program ini tidak terbatas pada tamu yang menginap. Seluruh menu tersedia di D'Lounge, area kolam renang, layanan kamar, hingga layanan pesan antar. Langkah ini memperluas akses konsumen terhadap produk F&B hotel dan membuka peluang baru bagi pecinta kuliner Jepang di Makassar.
Langkah Aston Makassar mencerminkan pergeseran strategi di industri perhotelan. Sektor food and beverage kini menjadi salah satu mesin pertumbuhan yang mendorong hotel menghadirkan konsep kuliner tematik, tidak hanya untuk menarik tamu menginap tetapi juga masyarakat umum. Melalui program ini, Aston Makassar berharap dapat memperkuat kontribusi sektor kuliner terhadap bisnis hotel sekaligus menjadi destinasi baru bagi pencinta Japanese street food di ibu kota Sulawesi Selatan.