Hearts Gaet Pelatih Terbaik Belgia, Wouter Vrancken Tantang Dominasi Old Firm Musim Depan

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 01:57:31 WIB
Wouter Vrancken resmi menjadi pelatih Hearts dengan misi menantang dominasi Old Firm.

SULAWESI SELATAN — Vrancken datang ke Tynecastle dengan reputasi mentereng setelah dinobatkan sebagai pelatih terbaik Belgia musim lalu. Prestasinya membawa Sint-Truiden finis ketiga di Liga Pro Belgia—posisi terbaik klub dalam 60 tahun terakhir—menjadi alasan utama Hearts membajaknya dari klub kampung halamannya itu.

Misi Balas Dendam Usai Gagal di Garis Akhir

Hearts nyaris merebut gelar liga pertama mereka sejak 1960 musim lalu, sebelum kalah di laga pamungkas melawan Celtic. Vrancken mengaku tertantang untuk menyempurnakan misi yang gagal tersebut.

"Targetnya bersaing dengan tim-tim Glasgow dan mencoba melampaui ekspektasi lagi," ujar Vrancken dalam perkenalan resminya. "Mereka sudah mencium bau gelar tahun lalu. Itulah hal terindah yang bisa diperjuangkan."

Gaya Sepak Bola Agresif ala Vrancken

Konsultan sepak bola Belgia, Scott Coyne, menyebut perekrutan Vrancken sebagai "kudeta" bagi Hearts. Ia menilai Vrancken punya banyak tawaran dari Prancis dan Jerman, tetapi memilih Hearts karena proyek ambisius dan daya tarik Edinburgh.

"Dia menyukai sepak bola langsung dan cair. Transisi cepat, rotasi pemain, pressing agresif, serta overload di sisi sayap," jelas Coyne. "Kadang Anda akan sakit kepala karena pertahanannya terlalu gung-ho. Anda akan kebobolan, tapi juga akan mencetak banyak gol."

Coyne menambahkan bahwa Vrancken punya kemampuan luar biasa mengelola tim dengan sumber daya terbatas dan pandai mengidentifikasi "apel busuk" di dalam skuat.

Pekerjaan Rumah Berat: Kehilangan Pilar Tim

Vrancken menghadapi tantangan besar di musim panas ini. Hearts sudah ditinggal kapten sekaligus pencetak gol utama Lawrence Shankland yang pindah ke Rangers. Gelandang kunci Beni Beningame juga hengkang dengan status bebas transfer.

Cammy Devlin belum memutuskan perpanjangan kontrak, sementara kiper legendaris Craig Gordon (43 tahun) masa depannya masih diragukan. Bek Craig Halkett dipastikan absen di awal musim karena cedera. Laporan juga menyebut Claudio Braga—Pemain Terbaik Skotlandia musim lalu—dan winger Alexandros Kyziridis bisa menjadi korban penjualan berikutnya.

Model Bisnis ala Brighton dan Strategi Rekrutmen Baru

Meski kehilangan banyak pemain, situasi ini dianggap normal dalam strategi "beli murah, jual untung" yang dijalankan mitra rekrutmen Jamestown Analytics—firma yang juga bekerja sama dengan Brighton dan Union Saint-Gilloise. Hearts sudah mendatangkan tujuh pemain baru, mayoritas tanpa pengalaman di Skotlandia.

Vrancken sendiri sudah akrab dengan model ini. "Dia memahami model Jamestown karena selama bertahun-tahun dia sering melawan Union Saint-Gilloise di Belgia," ujar Coyne.

Perjalanan Karier yang Terus Menanjak

Vrancken memulai karier kepelatihan di divisi bawah Belgia sebelum kembali ke papan atas sebagai asisten di Kortrijk. Ia membawa Mechelen promosi dan juara Piala Belgia di musim yang sama pada 2018. Di Genk, ia nyaris juara liga pada 2022 dalam persaingan tiga tim yang berakhir dramatis. Setelah itu, ia menyelamatkan Sint-Truiden dari degradasi sebelum mengubah mereka menjadi penantang gelar dalam waktu satu musim penuh.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top